AKU, KAMU, TAPI BUKAN KITA...

Mataku, didalamnya penuh tatapan rasa kuat namun tak tersirap.
Pikiranku, dikalutkan dengan hasrat untukmu tapi kau tak kunjung tanggap.
Hatiku, pengap diisi bayangmu yang singgah namun tak juga menetap.
 
Aku individu dengan beribu ego yang terus haus dengan kuasa Pencipta
Setidaknya biar Dia memberi secercah kepekaan dihatimu untuk sadar bahwa aku ada
Disini, sendiri, menatapmu jua menantimu terus menerus tanpa lelah
Mencintai insan tak sempurna seperti dirimu namun tetap saja ku tunggu.
 
Kini yang kutau dan ku paham realitanya,
Aku dan kamu, tetap saja bukan menjadi “kita”..


Komentar